5 Mainan Tradisional

7

Mainan tradisional sekarang ini sudah sangat jarang kita lihat. Sekalipun terlihat itu pasti di daerah-daerah terpencil. Sebut saja sekarang, apakah masih ada yang inget apa saja mainan waktu kecil yang kalian mainkan ? Pasti kalian sudah lupa, kalau anak-anak sekarang lebih kenalnya Play Station, Tabs, Notebook, X-Box dll. Mereka lebih kepada gadget, tapi tidak mengembangkan kreatifitas anak.

Maka dari itu, mari kita sedikit flash back tentang mainan di masa kecil dulu, kita akan jabarkan spesifikasinya, bukan hanya gadget aja yang punya spesifikasi. Mainan dahulu kala adalah sebagai berikut :

1.      Gangsing/Panggal

Mainan ini berasal dari Jakarta(Betawi), tapi beberapa daerah di Nusantara juga punya mainan yang seperti ini, maka lebih jelasnya mainan ini berasal dari Indonesia. Mainan Gangsing ini biasanya terbuat dari kayu asem, kayu mahoni, kayu jambu biji dll. Gangsing ini biasanya dimainkan oleh anak laki-laki dan dimainkan di tanah datar yang keras, karena gangsing ini mempunyai tumpuan berupa paku atau sekrup.

Cara bermainnya adalah dengan melilitkan seutas tali lalu ditarik sekuat-kuatnya, dan siapa yang gangsingnya berputar paling lama dialah pemenangnya. Dan biasanya untuk menaklukkan gangsing lawan adalah dengan menumbukkan gangsing kita ke gangsing lawan agar gangsing lawan cepat berhenti berputar, tapi bila kita tidak tepat bisa-bisa gangsing kita yang melenceng dan  berhenti, maka kita dinyatakan kalah.

1

2.      Kelereng/Kleci/Kocok/Gundu

Mainan ini berbentuk bola kecil yang terbuat dari kaca dengan warna beragam, dahulu konon kelereng ini terbuat dari tanah liat dan dipergunakan untuk hadiah kepada kerabat-kerabat karena warna-warninya yang indah. Dan kelereng ada 2 jenis, satu yang berwarna-warni dan yang kedua kalbum atau planet.

Cara bermainnya bermacam-macam, tapi intinya adalah kita harus bisa melempar kelereng dengan menggunakan jari kita dan tepat mengenai kelereng lawan, maka kelereng lawan bisa jadi milik kita.

2

3.      Ludo

Mainan ini menggunakan board atau papan dengan design kotak-kotak dan mempunyai 2 buah dadu sebagai hitungan untuk pion. Ludo dimainkan oleh 4 orang dan setiap pemain punya 4 buah pion seperti catur untuk dijalankan dan dengan warna yang berbeda-beda. Dan diawal pion-pion tersebut tersimpan di dalam kotak yang besar, pion tersebut baru boleh melangkah bila kedua dadu menunjuk di angka 6, dan setelah itu pion melangkah sesuai dengan angka yang ditunjuk oleh kedua dadu tersebut.

Dan pion dikatakan selesai apabila telah mengelilingi papan tanpa ditabrak oleh pion lawan, dan bila keempat pion sudah sampai pada tempatnya maka dinyatakan menang dan itu terlihat bila pion yang kita pegang sudah habis.

Ludo ini biasanya diselingi dengan mainan ular tangga, mainan yang memang menggunakan pion dan dadu juga.

3

4.      BIJI KARET

Entah kenapa dinamakan biji karet, padahal ini bukan biji karet tapi biji pohon jarak, biasanya waktu SD dijual per 5 buah, dan biji karet ini kalau sudah tua memang  keras  dan susah untuk dihancurkan.

Biji karet ini merupakan biji berwarna coklat dengan tingkat kekerasan yang lumayan keras, dan didalamnya terdapat biji lembut yang mengandung minyak, dan minyak itu bisa digunakan untuk melumasi biji yang sudah tua agar makin keras.

Cara memainkannya adalah dengan menumbukkan biji karet kita ke punya lawan, dan bila salah satu hancur maka dinyatakan kalah, dan bila salah satu utuh maka dinyatakan menang dan begitu seterusnya. Dan biasanya dahulu untuk membuat biji karet kita makin keras, bagian ujungnya di lubangi dan dimasukkan tetesan lilin setelah lilin mengeras maka otomatis biji karet kita juga akan padat isinya dan keras.

4

5.      Congklak

Mainan ini biasanya terdiri dari 14 lubang kecil dan 2 lubang besar untuk tempat bijinya. Mainan ini berasal dari Indonesia juga, karena hamper semua daerah di Indonesia mengenal permainan ini, hanya berbeda namanya saja.

Mainan ini dimainkan 2 orang dengan tiap orang mempunyai biji yang sama banyak. Cara bermainnya adalah memindahkan setiap biji demi mengisi setiap lubang dan mengisi di lubang yang besar sebagai simpanan kita dan begitu seterusnya.

5

Demikian tentang mainan yang sudah sangat jarang ada di masyarakat saat ini, mungkin masih banyak mainan-mainan lain yang belum terekspos tapi sudah ditinggalkan saat ini, maka artikel ini hanya sekedar pengobat rindu buat kita yang pernah merasa menjadi anak-anak. Karena dunia anak- anak itu sangat menyenangkan. Keep smart (“,)

One Response to 5 Mainan Tradisional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Azzahra News lainnya :close