Iron Collapse By The Stroke

4

Belum lama ini dunia dikejutkan oleh kepergian seorang wanita yang pernah mendapat julukan “Wanita Bertangan Besi”. Dialah Margareth Thatcher, wanita yang terkenal dengan pemikiran konservatif idealismenya terhadap negaranya yaitu Inggris Britania Raya. Julukan “Tangan Besi” pertama kali dilontarkan oleh seorang jurnalis Rusia karena pemikiran politiknya yang terkenal keras kala Ia menjabat sebagai Perdana Menteri.

Nama asli adalah Margareth Hilda Thatcher, berawal dari seorang kimiawan yang kemudian terpilih menjadi Anggota Parlemen untuk wilayah Finchley pada tahun 1959. Setelah pemilu tahun 1979 beliau terpilih sebagai Perdana Menteri Inggris. Dan di awal-awal, kariernya sempat menurun karena banyaknya pengangguran kala itu, kemudian kembali melesat karena pergerakannya semasa Perang Falklands 1982.

Pada tahun 1987 Margareth terpilih kembali untuk yang ketiga kalinya sebagai Perdana Menteri. Tetapi pandangan politiknya lama-lama memudar dan mendapat lawan saing, hingga akhirnya pada tahun 1990 Margareth mengundurkan diri dari kursi kepemimpinannya dan digantikan Jhon Major.

Margareth yang lahir pada tanggal 13 Oktober 1925 kerap menghabiskan masa kecilnya di Kota Grantham, dimana Ayahnya yang bernama Alfred Roberts memiliki 2 buah toko kelontong. Dan Margareth pernah mendapat beasiswa di Kesteven And Grantham Girl’s School dan disana ia kerap menunjukkan prestasinya yang luar biasa dan banyak mengikuti ekstrakurikuler yang ada di sekolah tersebut.

Margareth menikahi seorang duda yang sekarang menjadi suaminya yaitu Dennis Thatcher, dan suaminya adalah merupakan seorang pengusaha sukses dan kaya . Mereka memiliki 2 orang anak hasil dari pernikahan mereka yang bernama Mark dan Carol Thatcher.

Semakin lama usia sudah mulai menggangu kesehatan Margareth dan makin lama makin memburuk. Hingga pada akhirnya pada tahun 2002 Margareth mendapat serangan Stroke pertama kali dan setelah menjalani pengobatan secara intensif Margareth pun masih seringkali mendapat serangan Stroke. Dan pada puncaknya kemarin tanggal 08 April 2013 Margareth menghembuskan nafas terakhirnya dan sekeras-kerasnya besi masih tumbang melawan stroke, itulah perumpaan dari Margareth Thatcher.

Betapa dunia begitu kehilangan sosok wanita yang dikenal dengan pemikiran politik yang agak berbeda. Pemikiran keras agar Inggris bisa berjaya di dunia Internasional, pemikiran idealis yang berasal dari seorang wanita yang dimana sejatinya wanita adalah mahluk lemah, tapi itu dibalikkan faktanya oleh Margareth. Selamat Jalan Margareth, kelak dunia berterimakasih atas pemikiran idealism. Keep smart (“,)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Azzahra News lainnya :close