Menciptakan Kehidupan Yang Penuh Kedamaian

Damai-1

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله رب العالمين والعقبة للمتقين ولاحول ولاقوة إلا بالله العزيز العليم  أشهد أن لا إله إلا الله صاحب الوعد الأمين وأشهد أن محمدا رسول الله رحمة للعالمين . اللهم صل وسلم وبارك على سيد المرسلين، محمد وعلى أله وأصحابه أجمعين . ياأيها السلمون الحاضرون! اتقوا الله فقد فاز المتقون. واعلموا أن الله تبارك وتعالى يدعوكم إلى دار السلام وينهاكم  إلى دار الضرارالضالين، كما قال تعالى : والله يدعوا إلى دار السلام ويهدى من يشاء غلى صراط مستقيم للذين احسنوا الحسنى وزيادة ولايرهَقُ وجوهَهم قَتَرٌ ولاذلةٌ ، اولَئك أصحاب الجنة هم فيها خالدون.   (يونس 25-26)

Kita semua hendaklah selalu bersyukur kepada Allah SWT, yang Maha  mendidik dan membina  Alam Raya, sesuai dengan Sunatullah, yang selalu memberi  pahala dan kehidupan yang baik bagi orang-orang yang bertaqwa, dan pada hakekatnya, tidak ada daya dan kekuatan bagi kita umat manusia ini, terkecuali mendapatkan izin dari Allah Yang Maha Perkasa dan Maha Mengetahui.  Memang ada kemampuan yang ada pada diri  kita, tetapi tentulah sangat terbatas, yang dibatasi oleh system yang ada,dan keterbatasan kemampuan kita sendiri. Setiap saat kita perbaharui syahadah kita, bahwa sesembahan yang haq hanyalah menyembah kepada Allah SWT, dan Nabi Muhammad SAW sungguh sebagai utusan Allah yang senantiasa membawa rahmat bagi sekalian alam. Kita berdoa terus semoga saja berkah dan keselamatan itu tercurah kepada Nabi Nuhammad SAW, sahabatnya, keluarganya dan kepada kita sekalian. Lalu kita semua yang hadir ini, jangan lupa meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah Taala, sesuai dengan kemampuan kita masing-masing,  sungguh telah sukses orang-orang yang taqwa itu.  Dan Allah menyeru kita semua ini kedalam kehidupan yang penuh dengan perdamaian /Darussalam, dan dilarang menuju rumah yang penuh dengan  perpecahan, persengketaan, dan huru hara/darudl-dlirar.  Allah Taala telah menggariskan, untuk menuju rumah yang penuh kedamaian, di dunia yang fana ini, juga seterusnya kedunia baqa’ , yakni alam kelanggengan, yang disebut sebagai Darussalam. Firman Allah tersebut dalam surah Yunus ayat 25, 26 dan 27

والله يدعوا إلى دار السلام  ويهدى من يشاء إلى صراط مستقيم . للذين احسنوا الحسنى وزيادة ، ولايرهقه قترٌ ولاذلَّةٌ ، أولئك أصحابُ الجنةِ هم فيها خالدون . والذين كسبوا السيِّأت جزاءُ سيئةٍ بِمثلها، وترهقهم ذَِّلةٌ ، مالهم من الله من عاصم، كأنما اُغْشِيتْ  وجوهُهم قطعا من اليل مُظْلِما اولَئك اصحاب النار هم فيها خالدون ( يونس 25،26، 27)

 Artinya : Dan Allah menyeru (manusia) ke Darussalam, (surga), dan memberikan petunjuk kepada orang yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus (ajaran Islam). Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga), dan tambahannya (kenikmatan melihat Allah). Dan wajah mereka tidak ditutupi debu hitam, dan tidak (pula) dalam kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. Adapun orang-orang yang berbuat kejahatan (akan mendapat) balasan kejahatan yang  setimpal, dan mereka diselubungi kehinaan.  Tidak ada bagi mereka seorang pelindung pun  dari (azab) Allah, seakan-akan wajah mereka ditutupi dengan kepingan-kepingan malam yang gelap gulita. Mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya

 Kita perlu menciptakan kehidupan yang penuh kedamaian, menjauhkan diri dari perpecahan, dan dari kekerasan, apalagi  sampai tingkat pemberontakan, yang akibatnya sangat fatal, ialah akan menghambat jalannya dan lajunya pembangunan dan pemerintahan.     Maka Allah Taala selalu menyeru ke situasi, kondisi dan lokasi yang penuh kedamaian, dan menciptakan sedemikian rupa, agar tercapai rasa ketentraman dalam kehidupan kita. Kemudian Allah menjelaskan pentingnya berbuat baik kepada sesama makhluk hidup, dijanjikan akan mendapatkan pahala kebaikan yang terbaik, dan ada tambahannya, yaitu melihat Allah, sebagai nikmat yang tertinggi tingkatnya bagi orang-orang yang beriman. Dengan mendapatkan ucapan selamat dari Allah SWT, yang dijelaskan dalam surat Yasin, 55-59

إن أصحابَ الجنةِ اليوم فى شغل فاكهون. هم وأزواجهم فى ظِلا ل على الأرائكِ متكؤن . لهم فيها فاكهة ولهم ما يدعون. سلام قولا من رب رحيم. وامتازوا اليوم أيها المجرمون (يس 55-59)

Artinya : Sungguh penghuni surga pada waktu itu bersenang-senang  dalam kesibukan mereka. Mereka dan isteri-isteri mereka  dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan. (Kepada mereka  dikatakan) “Salam/selamat/sejahtera” sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang. Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir) “Berpisahlah kamu dari (orang-orang mu’min) pada hari ini. Hai orang-orang yang berbuat jahat

Tentulah perbuatan baik itu akan berimbas, berdampak dalam kehidupan kita sehari-hari, karena  kita semua mengharapkan hidup yang penuh kedamaian itu, maka Allah SWT dan Rasulullah, agar  kita semua  dapat  menempuh jalan kehidupan yang mengarah ke Darussalam,  Rumah yang penuh kedamaian itu. Tentulah memerlukan pra-syarat untuk dapat tercapainya Darussalam itu, maka ayat selanjutnya mengarahkan, agar selalu berbuat baik itu, dalam keadaan bagaimana pun dan kapanpun

Memang untuk berbuat baik itu tidak gampang, tidak seperti membalik tangan. Ayat selanjutnya menjelaskan, betapa banyak orang berbuat  kejahatan-kasabus sayiat, meskipun dia sadar, atau mungkin tidak sadar,  akan mendapatkan imbas yang tidak nyaman, tidak mengenakkan, seperti banyak contoh yang kita dapat lihat dalam masyarakat, dalam pemberitaan, berbagai media-media elektronik dan media cetak, dan berimbas kepada kehancuran di dunia dan akherat, naudzubillah min dzalik, tentunya

Maka saya mengajak saudara-saudaraku yang terhormat, selalulah beribadah yang baik, berdoa, membaca al-Qur’an, mengikuti pengajian, membaca al-hadis, yang sangat sarat dengan tuntunan moral dan hikmah, untuk menangkis bisikan setan dan jin, yang mempengaruhi untuk tidak berbuat baik. Karena bisikan setan dan jin itu juga sangat canggih mempengaruhi dan membisiki telinga kita, waspadalah saudara-saudaraku

Hendaklah kita jauhi intrik-intrik yang dapat memecah belah diantara kita, sampai kepada kesatuan bangsa, memang ada kelompok-kelompok masyarakat yang mengarah kesana, hendaklah kita kembangkan gerakan justru yang mengarah persatuan dan kesatuan, gerakan pemecah belah itu hanya akan membuat kerugian  bagi masyarakat pada umumnya

Memang tentu ada hal-hal yang membuat masyarakat tidak puas  baik  dari anggota masyarakat terhadap  pemerintah, ataupun para pekerja terhadap  para pengusaha, ataupun kelompok tertentu, termasuk mahasiswa terhadap suatu perguruan tinggi ataupun universitasnya,    tetapi unjuk rasa itu dilakukan secara damai dan dikonsultasikan, serta  dicari pemecahannya dengan adil dan saling menguntungkan, bukan dengan kekerasan dan perkelaihan, kok seperti kurang beradab. Begitu juga pihak aparat tentu bersikap bijak dan adil, toh yang berunjuk rasa  itu adalah saudara-saudara kita sendiri, mungkin anak-anak kita juga yang masih mahasiswa, yang menuntut berbagai hal, mungkin menuntut peningkatan kesejahteraan mereka, menuntut perlakuan yang adil dll. Bila melihat ada korban, ternyata saudara kita sendiri, lebih-lebih mungkin anak kita, anak saudara kita, tentu hanya akan menambah beban keluarga dan masyarakat. Yang perlu menjadi perhatian kita bersama, bahwa kejadian-kejadian semacam itu ditonton oleh masyarakat dunia, lewat media elektronik yang canggih, bahkan bisa dilihat di internet.  Sungguh banyak kejadian di Indonesia, seperti orang makan hati kawan-kawannya, membunuh  suatu suku, dapat ditonton di luar negeri, dan ditunjukkan kepada kita di saat ada kesempatan apa saja, mungkin seminar di luar negeri, atau lagi training, kunjungan dan lainnya

Itulah sebabnya, dapat berimbas kepada investor yang akan bekerja sama dengan Indonesia, banyak yang menarik diri, padahal kedatangan investor, akan membantu perkembangan ekonomi bangsa Indonesia

Allah  memberikan penegasan : al-Maidah 16

يهدى به الله من اتبع رضوانه سبل السلام ويخرجهم من الظلمات إلى النور بإذنه ويهديهم إلى صراط مستقيم (المائدة 16)

Dengan kitab itulah Allah menunjuki –Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu juga) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita  kepada cahaya yang terang benderang dengan seizing-Nya dan menujuki mereka ke jalan yang lurus

One Response to Menciptakan Kehidupan Yang Penuh Kedamaian

  1. […] Mana Yang Tidak Terkena Masalah Hukum..???, Buruh Sekalipun Perlu Hukum. Jangankan Begitu, Hidup Bertetangga Pun Ada Aturannya. Selain Itu Sebagai Lulusan Hukum Kita Masih Bisa Melamar Di […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Azzahra News lainnya :close